Posted by: yayasanjari | March 27, 2012

PROFIL JaRI

Jaringan Relawan Independen (JaRI) merupakan organisasi nirlaba yang  didirikan pada tanggal 28 Februari 1998. Pada awalnya JaRI merupakan lembaga informal yang dibentuk oleh orang-orang yang berprofesi sebagai dokter medis yang mempunyai keinginan untuk membantu masyarakat dan negara dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan damai dengan dibekali akhlak yang baik juga. Atas dasar pemikiran tersebut didirikanlah suatu lembaga yang dinamakan Jaringan Relawan Independen (JaRI) sesuai dengan surat akta No. II/1998 pada tanggal 12 Oktober 1998di Lembang.

Pada taggal 7 April 2008 melalui Keputusan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No : AHU -1404.AH.01.02.Tahun 2008 JaRI secara resmi dikukuhkan menjadi Yayasan Sosial. JaRI pada awalnya memberikan bantuan dan informasi dalam bidang kesehatan (medis) dalam upaya membantu negara dalam menciptakan masyarakat yang sehat serta membantu memberdayakan masyarakat untuk memperoleh haknya dibidang kesehatan.
Pada saat pergerakan kampus mengawali masa reformasi sekitar tahun 1997-1998, JaRI melakukan pelatihan-pelatihan kesehatan medis bagi mahasiswa diberbagai kampus, disamping itu membantu menangani pengobatan dan mengevakuasi mahasiswa yang pro-reformasi dan terluka oleh aparat di rumah sakit. Peristiwa yang melanda bangsa Indonesia pada awal reformasi terjadi di tengah perubahan bangsa yang membawa tindak kekerasan secara tersembunyi maupun yang muncul secara kasat mata. Kekerasaan ini menimbulkan penderitaan bagi banyak orang yang tidak berdosa, dimedia massa dapat disaksikan berbagai bentuk kekerasan yang bersifat individual dalam keluarga, antar kelompok, dari yang bermotif politik sampai yang bermotif kriminal maupun yang bersifat pada pelampiasan kekesalan karena kesulitan  ekonomi, kekerasan ini menyangkut pula kekerasan pada perempuan, anak-anak dan kelompok tertentu yang tidak berdaya.
Pada awal tahun 2000 JaRI mendapatkan banyak laporan kasus tindak kekerasan yang dilakukan oleh orang lain maupun oleh keluarganya sendiri dan kebanyakan yang menjadi korbannya adalah perempuan dan anak-anak. Kasus tersebut dilaporkan sendiri oleh korban maupun laporan kasus yang diterima dari intitusi jejaring JaRI, maka sejak itulah JaRI lebih memfokuskan diri pada penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Oleh karena itu sukarelawan yang tergabung di lembaga JaRI akan terus berupaya melakukan penanganan dan sosialisasi dalam pencegahan tindak kekerasan serta memberdayakan masyarakat untuk memperoleh haknya dalam bidang kesehatan reproduksi dengan cara yang lebih manusiawi, upaya tersebut tentunya dengan melibatkan banyak pihak yang terkait guna mengatasi persoalan kekerasan terhadap perempuan dan kesehatan reproduksi khususnya pada perempuan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: