Posted by: yayasanjari | January 3, 2012

Pelayanan dan Penanganan Kasus

Program pelayanan dan penanganan kasus yang dilakukan oleh JaRI periode November 2008 – November 2009 data menunjukan bahwa jumlah korban yang ditangani masih paling banyak korban KDRT.
Dalam program pelayanan dan penanganan kasus yang masuk dan datang ke JaRI hal yang biasanya kami lakukan antara lain:

  1. Pendampingan oleh relawan pendamping saat klien harus melapor ataupun melakukan pemeriksaan baik secara medis, psikologis dan hukum
  2. Rehablitatif : JaRI melakukan dan memberikan pelayanan serta pendampingan secara medis, pskologis serta psikososial kepada korban yang melapor dan datang langsung baik yang datang sendiri maupun yang diantar oleh pihak kepolisian, masyaraka, teman dan keluarganya.Daam proses rehabiitatif pemberian konseling tidak hanya diberikan kepada korban saja untuk beberapa kasus kami juga tidak menutup kemungkinan untuk memberikan konseling kepada pihak pelaku sekaligus atau konseling keluarga bagi korban KDRT.Proses rehabilitatif  ini dilakukan oleh staf ahli langsung
  3. Case Confrence sebagai  upaya peningkatan kualitas pelayanan serta sharing informasi bagi seluruh tim yang terlibat dalam penanganan kasus  Kegiatan case conference ini sangat bermanfaat  bagi semua pihak baik bagi staf ahli, relawan serta kepentingan  klien dapat terpenuhi secara optimal.
  4. Membangun Kemitraan dengan pihak terkaitDalam proses penyelesaian kasus pun biasanya  kita bekerjasama dengan lembaga  dan institusi lain seperti Dinsos,Kepolisian, LBH, RS, serta LSM lainnya, untuk kasus tertentu kami juga melakukan case confrene bersama mitra kerja maupun intern JaRI
  5. Pembinaan serta pemberdayaan klien dalam bidang ekonomi,  Program ini dilaksanakan oleh JaRI bekerjasama dengan Dinas Sosial (DINSOS Prov. Jabar) dengan tujuan untuk membantu korban / klien yang selama ini terpuruk secara mental dan ekonomi bisa bangkit kembali dengan memiliki komunitas yang sesama korban serta saling mendukung dalam upaya membangun kemandirin korban dalam bidanng ekonomi.

Sampai saat ini pembinaan yang JaRI lakukan dengan mengadakan pertemuan rutin satu bulan sekali sesama anggota / komunitas untuk saling sharing informasi dan perkembangan usaha yang dijalankan masing – masing individu serta saling sharing tentang masalah yang dihadapi untuk dapat masukan dari anggota komunitas yang lainnya.
Dari data tersebut dapat kita lihat bahwa dari tahun ketahun terjadi peningkatan yang signifikan terhadap jumlah kasus yang datang langsung sendiri ke sekretariat JaRI serta konsultasi melalui hotline service hal ini didukung oleh beberapa faktor antara lain :

  1. Masyarakat sudah banyak yang mengetahui adanya Undang – Undang No 23 tahun 2004 tentang Penghapusan PKDRT. Peningkatan ini merupakan salah satu indikator keberhasilan berbagai pihak dalam kegiatan sosialisasi tentang UU PKDRT baik ditingkat provinsi maupun kabupaten / kota. Beberapa Pengurus Yayasan JaRI biasanya diminta untuk menjadi nara sumber sehingga secara tidak langsung, nama serta hotline service JaRI tersosialisasikan kepada masyarakat luas. Hal ini juga yang membuat hampir 60 % klien yang ditangani oleh JaRI mengetahui alamat JaRI dari teman atau kerabat maupun tetangganya.
  2. Masih ada budaya tabu dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di Indonesia yang menganggap aib bila terjadi kasus kekerasan dalam rumah tangga dan terangkat ke luar. Kemungkinan hal ini membuat klien segan dan sungkan apabila harus berbicara dan meminta bantuan pihak keluarga dalam mencari solusi pemecahan masalah yang dihadapinya, sehingga mendorong klien untuk memilih datang ke JaRI sendiri dan mohon dijaga kerahasiaan identitasnya.
  3. Banyak diantara klien korban KDRT kebingungan harus berbuat apa dan bagaimana saat mengalami atau terjadi KDRT di sekitar rumahnya sehingga mereka memilih berkonsultasi melalui hotline service karena dianggap lebih praktis, aman dan nyaman terutama bagi klien yang tidak bisa ke luar rumah karena berbagai alasan ( disekap, perempuan bekerja , klien yang hanya ingin punya teman yang mau mendengarkan keluh kesah atas penderitaan yang sudah dialaminya,takut diketahui identitasnya dan diketahui oleh keluarga ).
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: